Exchange programme ( Formal version )
“Semua hal berawal dari berani mencoba. Sekecil apapun sebuah
kemungkinan, kita hanya perlu mencobanya, karena penyesalan akan sebuah
kegagalan tidak akan sesakit penyesalan karena tidak pernah mencoba sama sekali”.
Pelajaran berharga di liburan panjang kali ini berawal dari kalimat itu,
kalimat yang membuat saya selalu percaya diri dan yakin untuk mencoba banyak
hal.
Perkenalkan
nama saya Nisa Amila Rodhiya, mahasiswa S1 farmasi Universitas Setia Budi Surakarta,
dengan nomor identitas 19133991A, yang menyatakan bahwa saya mahasiswi angkatan
2013 (ditunjukkan dengan angka 19 di awal yang menandakan bahwa saya mulai sah
sebagai mahasiswi saat umur fakultas farmasi di kampus saya resmi 19 tahun
yakni pada tahun 2013, dan huruf A merupakan huruf yang melambangkan fakultas
farmasi).
Pada
tulisan kali ini saya akan sedikit bercerita tentang pengalaman berharga yang
saya lewati saat liburan panjang di bulan juli-agustus 2016, yakni mengikuti student exchange program dimana saya merupakan salah satu delegasi ISMAFARSI
ke Egypt, Mesir dengan EPSF ( Egyptian Pharmaceutical Student Federation)
sebagai host.
Keberangkatan menuju Egypt
Perjalanan
kali ini cukup melelahkan, karena perlu di ketahui bahwa saya berangkat sendiri
dari indonesia dengan rute Lombok (BIL) – Bali (Ngurah Rai) – Singapore (Changi) – Oman (Muscat)- Cairo (CIA). Karna transit
yang terlalu banyak membuat saya cukup lelah dan faktor sendiri membuat
perjalanan kurang menyenangkan, tapi saat di oman saya bertemu dengan 2 orang
alumni universitas Al-azhar yang berasal dari Malaysia sehingga transit di Oman
tidak terlalu terasa. Ternyata cobaan belum selesai sampai di situ, sesampai di
cairo awalnya saya aman-aman saja, namun saat melewati imigrasi semuanya
menjadi cukup runyam karena Imigrasi di Cairo ini galaknya bukan main. Saya
sempat di tahan selama dua jam lebih karena masalah visa yang sebenarnya saya
juga kurang tau kesalahannya dimana karena pihak imigrasi hanya mendiamkan
tanpa mengajak saya berbicara. Sekedar saran untuk teman-teman yang akan
mengikuti SEP selanjutnya setiap berkas sebaiknya di print out seperti invitation
letter dari host, sebagai bukti bahwa kita bukan orang sembarangan dan kita
datang karna mempunyai surat undangan dan juga usahakan untuk berangkat bersama
teman-teman, karena perjalanan sendirian cukup membosankan bagi orang-orang
yang suka bicara seperti saya :D.
Experiences in Egypt
Hari
pertama di negri gurun pasir kita di sambut hangat oleh para mahasiswa farmasi
yang notabene pengurus EPSF. kebetulan sekali di hari kedatangan kita
bertepatan dengan pembukaan EMPS (Eastern Mediterranean Pharmaceutical
Symposium) yang di laksanakan di Pyramid Park Resort. Menghadiri EMPS merupakan
suatu kehormatan bagi kami, karena kami bisa mengikuti sypossium wilayah lain
meski harus meningglkan symposium wilayah sendiri (Re:APPS). Selama acara EMPS
berlangsung kami banyak berkenlan dengan mahasiswa farmasi yang berasal dari
berbagai Negara, antara lain Algeria, Iran , Lebanon, Morroco, Jordan, Tunisia, Kuwait, dan Sudan.
6th
October University merupakan universitas yang bertanggung jawab terhadap kami
para SEPer. kami tinggal di salah satu hotel milik 6th October
University yang merupakan hotel khusus untuk wanita, di hotel ini kita bisa
mendapatkan makan pagi, siang dan malam secara gratis, dengan cara menunjukkan
kupon yang kita dapatkan dari LO yang mengurus kami saat itu. dari segi service
host yang kami pilih ini cukup memberikan pelayanan yang sangat baik. 6th
October university merupakan salah satu universitas yang terhitung mahal di
Egypt, tapi jangan salah universitas ini sangat luas dan memiliki taman yang
sangat luas dan teratata, setiap berkunjung ke unversitas ini pasti saya
menemukan tukang kebun yang sedang merapikan setiap tanaman yang ada di taman
mereka. Di tengah taman terdapat kolam yang cukup luas dimana di dasar kolam
tergambar sebuah lambing universitas mereka, dan perlu diketahui bahwa
universitas ini memiliki mall pribadi mereka.
EIPICO ( Egyptian International Pharmaceutical Industry
Company) adalah salah satu industri farmasi tempat saya melaksanakan training,
selama berada di sana saya bersama 3 orang teman saya yang berasal dari
indonesia dan 1 orang yang berasal dari barcelona. Dalam satu hari kami
menghabiskan 6 jam untuk training dimulai dari jam 09:00 am – 15:00 pm. Adapun
jenis training yang kami lakukan seperti lecturing terlebih dahulu dari setiap
pemimpin departement, selanjutnya dilanjutkan dengan mengunjungi setiap
laboratory, perkenalan setiap instrumen di laoratorium tersebut dan kemudian mencoba
mengerjakan apa yang sudah diterangkan. Adapun tempat yang kami kunjungi adalah
raw materials lab, microbiology lab, enviromental, pruduksi, insturumental lab,
dan finishing lab. Di EIPICO kami mendapatkan service yang sangat memuaskan,
dimana kami di perhatikan dengan sangat baik, dalam segi fasilitas yang mereke
berikan berupa makan siang gratis di tempat yang berbeda dari pegawai lainnya,
dan juga ruangan untuk shalat dan kamar mandi yang bukan bersifat untuk umum.
Selama satu bulan di egypt hampir setiap weekend kami pergi
mengunjungi berbagai tempat yang cukup masyhur seperti pyramid, egyptian
museum, menelusuri sungai nil, cairo tower, kota alexandria dan keindahan
pantai yang terdapat di alexandria, perpustakaan di alexandria yang disebut
dengan babiloteca of alexandria, selain itu kami juga berkunjung ke fayum,
salah satu tempat yang cukup terkenal di egypt sebagai tempat wisata khususnya
bagi yang ingin melakukan sand boarding.
saya pribadi sangat bersyukur menjadi salah satu dari 7
delegasi ISMAFARSI yang berangkat ke Egypt untuk melaksanakan student exchange
program ini karena studying aboard mengajarkan kita banyak hal termasuk tentang
kemandirian, building character dan bagaimana cara beradaptasi di negara orang
dengan menggunakan bahasa yang berbeda dengan bahasa kita sehari-hari. Bukan
hanya itu kita juga dapat berdiskusi, berbagi pengalaman dan budaya dari
masing-masing negara yang mungkin tak pernah kita bayangkan. Intinya proses
pembelajaran bukan hanya terjadi di dalam kelas, bahkan belajar dari kehidupan
sehari-haripun akan lebih bermakna jika kota berani mencoba, berusaha dan
pastinya selalu bersyukur.

1. Citadel castle of Alexandria 2.
Egyptian museum

3. Fayum (sand boarding time) 4. Cairo
Tower

Komentar
Posting Komentar